Thursday, 17 April 2014

Ganggan Keemasan atau Chrysophyta

Algology : Ganggang Keemasan atau Chrysophyta

 

Artikel biologi akan membahas ganggang keemasan atau dalam bahasa latin disebut Crysophyta. Di sini akan dibahas pekembangbiakan ganggang keemasan dan ciri-ciri dari gannggan keemasan

 

Alga ada beberapa jenis yang kesemuanya masuk dalam divisi. Salahs atunya adalah divisi Chrysophyta . Divisi Chrysophyta memiliki ciri-ciri antara lain pigmen xantofil, fukoxantin, klorofil a dan klorofil c. Bentuk tubuh ganggang keemasan ada yang uniseluler (Contohnya: Ochromonas), berkoloni dan multiseluler (Contohnya: Vucheria). Pada dinding sel pada divisi chrysophyta mengandung semacam enzim yang disebut hemiselulose. Inti sel pada divisi Chrysophyta bersifat eukariot dan yang lainnya bersifat prokariot. Pada jenis diatom (Contohnya: Navicula) dinding sel terbentuk menyerupai cangkang yang tediri atas hipoteca dan piteca. Cadangan makanan pada Chrysophyta disimpan dalam bentuk karbohidrat dan lemak.

 

Habitat dan lingkungan adaptasinya sebagian besar hidup di air tawar, di tanah dan ada beberapa jenis Crysophyta yang hidup di laut.

 

Perkembangbiakan divisi Chrysophyta umumnya sama halnya dengan jenis dari divisi alga lainnya yaitu secara aseksual dengan pembelahan biner. Pada ganggang uniseluler reproduksi atau perkembangbiakan dilakukan dengan pembentukan spora. Sedangkan pada ganggang yang multiseluler reproduksi seksualnya dilakukan melalui penyatuan dari jenis gamet. Contoh dari ganggang keemasan atau ganggang pirang adalah Navicula, Synura, dan Nishoous.

 

Divisi Chrysophyta ini digolongkan ke dalam tiga kelas antara lain Xanthophyceae, Chrysophyceae dan Bacillariophyceae

Xanthophyceae

Xanthophyceae

Alga ini memiliki pigmen klorofil dan xantofil.Contohnya: Vaucheria. Vaucheria terdiri atas banyak sel yang berbentuk benang, bercabang namun tidak bersekat. Pada filamennya mengandung banyak inti protein yang disebut Coenocytic. Reproduksinya dilakukan secara seksual yaitu dengan oogami artinya terjadi peleburan spermatozoid yang dihasilkan anteridium dengan ovum yang dihasilkan oogonium membentuk zigot. Zigot tumbuh menjadi filamen baru. Reproduksi juga bisa dilakukan dengan cara vegetatif dengan membentuk zoospora. Zoospora terlepas dari induknya mengembara dan jatuh di tempat yang cocok menjadi filamen baru.Contoh: Vaucheria sessilis.

Chrysophyceae

Chrysophyceae

 

Ochromonas sp

Alga ini memiliki pigmen karoten dan klorofil. Tubuh ada yang bersel satu, contohnya Ochromonas dan bentuk koloni, contohnya Synura sp.

Bacillariophyceae

Bacillariophyceae

Navicula sp.

jenis diatom ini banyak ditemukan di habitat dengan intensitas lingkungan dipermukaan tanah yang lembab. Merupakan organisme uniseluler dan hidup berkoloni. Dinding selnya tersusun atas dua belahan yaitu hipoteca dan epiteca. Reproduksi dilakukan secara aseksual yaitu dengan cara membelah diri.Contohnya yaitu Pinnularia sp. dan Cyclotella sp.

Kata Kunci :

alga keemasan,chrysophyta,manfaat alga keemasan,ciri-ciri chrysophyta,contoh ganggang pirang,manfaat ganggang keemasan dan ciri-ciri ganggang keemasan,pigmen chrysophyta,pigmen gangganf chrysophyceae,karakteristik dan peranan chrysophyta atau alga keemasan,spesies yang termasuk chrysophyta

Related Posts to "Ganggan Keemasan atau Chrysophyta"

Response on "Ganggan Keemasan atau Chrysophyta"

Jasa Like Fanpage Facebook Murah