Saturday, 30 August 2014

Jaringan Embrional dan Epitel Hewan

 
Kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama akan membentuk jaringan. Semua seluk-beluk jaringan dikaji khusus dalam cabang biologi yang disebut histologi. Jaringan pembentuk organ manusia dan hewan terdiri atas jaringan embrional, jaringan epitel, jaringan otot, jaringan saraf, jaringan penyokong.
 
1. Jaringan Embrional
Jaringan embrional merupakan jaringan muda yang sel-selnya selalu mengadakan pembelahan. Merupakan hasil pembelahan sel zigot.
 
Proses terbentuknya:
Pada awal terbentuknya embrio, sel-sel penyusunnya mempunyai bentuk sama, namun dalam perkembangan selanjutnya, sel-sel tersebut akan membelah dan akan mengalami perubahan menjadi bermacammacam bentuk maupun fungsinya yang dikenal dengan spesialisasi. Hasil dari proses spesialisasi tersebut antara lain dihasilkan lapisan jaringan embrional.
Berdasarkan jumlah lapisan embrionya, hewan dibagi menjadi:
  1. Hewan diploblastik, yaitu hewan yang embrionya terdiri atas 2 lapis. Contoh: Coelenterata, tidak mempunyai mesoderm. 
  2. Hewan triploblastik, yaitu hewan yang embrionya terdiri atas 3 lapis. Contoh: cacing tanah, siput, Arthropoda, dan Chordata.Lapisannya, yaitu: ektoderm (lapisan luar), mesoderm (lapisan tengah), dan entoderm (lapisan dalam).
2. Jaringan Epitel
Seperti jaringan epidermis pada tumbuhan, jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi atau menutup permukaan tubuh, organ tubuh, rongga tubuh, atau permukaan saluran tubuh hewan.
Macam-macam jaringan epitel
a. Berdasarkan fungsi
1) Epitel pelindung, untuk melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya. Contoh: epidermis (kulit).
2) Epitel kelenjar, untuk sekresi.
  • Kelenjar eksokrin: hasil sekresinya dialirkan melalui saluran, misalnya kelenjar keringat, kelenjar ludah. 
  • Kelenjar endokrin: hasil sekresinya tidak dialirkan melalui saluran, tetapi langsung ke darah, misalnya: kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, dan kelenjar hormon yang lain.
3) Epitel penyerap, untuk penyerapan. Contoh: epitel usus halus dan epitel nefron ginjal.
4) Epitel indra, untuk menerima rangsangan dari luar. Contoh: epitel di sekitar alat-alat indra.
 
b. Berdasarkan bentuk dan susunan
  • Epitel pipih selapis, terdiri atas satu lapis sel berbentuk pipih. Contoh: epitel peritonium, epitel pembuluh darah, dan pembuluh limfa yang disebut juga endotel. 
  • Epitel pipih berlapis banyak, terdiri atas banyak sel dan lapisan bagian luarnya dibentuk oleh sel-sel berbentuk pipih. Contoh: epitel kulit telapak kaki, epitel rongga mulut, dan rongga hidung.
  • Epitel kubus selapis, terdiri atas satu lapis sel berbentuk kubus. Contoh: epitel nefron ginjal.
  • Epitel silindris selapis, terdiri atas satu lapis sel berbentuk silindris. Contoh: epitel pada usus (intestinum) dan lambung (ventrikulus).
Jaringan Embrional dan Epitel Hewan

Macam-macam jaringan epitel:(a) epitel pipih selapis (b) epitel kubus selapis, (c) epitel silindris berlapis (d) epitel silindris selapis bersilia, (e) epitel kubus berlapis banyak



Kata Kunci :

fungsi jaringan embrional pada hewan,macam macam jaringan hewan,jaringan embrional pada manusia,jaringan embrional,macam jaringa pada hrwan,macam jaringan epitel berdasarkan,4 macam jaringan pada hewan dan manusia,macam macam jaringan pada hewan,macam-macam jaringan hewan,macam-macam jaringan pada hewan karakteristik dan fungsinya

Related Posts to "Jaringan Embrional dan Epitel Hewan"

Response on "Jaringan Embrional dan Epitel Hewan"

Jasa Like Fanpage Facebook Murah